My Accounts

Pages

Perang 1

*ga sengaja kena leher*

saya: “AAA!!”
keponakan: “geli tho, Te?”
saya: “IYAAA!!”
keponakan: “HAHAHA”

*lalu diserang sehabis-habisnya. Saya kekiri dia kekiri, saya ke kanan dia kekanan, diikuti kemanapun.*

*setelah 40 menit*

Kedua kubu kelelahan sambil minum sari jeruk nipis.

*ngos-ngosan*


****

Pesan moral: Jangan lakukan serangan melawan anak kecil. Dia tidak akan berhenti sampai benar2 menang.
-_____-

IBR (Jalan-jalan tapi Bukan Jalan-Jalan :D )

Memutuskan datang 2 kali (dalam suatu acara) karena saya tahu saya akan sangat kangen mereka semua. 

Bismillah.. semoga ini bermanfaat dunia akhirat.. aamiin

*Apakabar 3 kabupaten pilihan penempatan?*

*tears..*

*tears..*

*tears…*

Sore ini pengumuman formasi penempatan (kuota kabupate/kota) sudah keluar.

Lalu pamit ke grup yilead akhwat. Pamit untuk mudik. Dan minta doa agar diberi petunjuk oleh Allah dalam memilih penempatan..

Dan harus dengan apa kubalas cinta mereka Ya Rabb…

Harus dengan apa kubalas cinta-Mu yang tak pernah terhenti…

……

Alhamdulillahirrobbil’alamiin….

Alhamdulillahirrobbil’alamiin…..

Alhamdulillahirrobbil’alamiin…….

Kuawali pinta ini dengan segenap syukur yang kutahu banyak kepongahan didalamnya..

Aku menghafap-Mu duhai Rabbi.. Dengan sepenuh harap dan cemas..

Seperti ketika dalam ketidaktahuanku Engkau pertemukan aku dengan mereka semua..

Seperti ketika tak pernah kusangka aku akan sangat mencintai teman-teman di IBR..

Tuntunlah aku untuk senantiasa berbaik sangka kepada-Mu duhai Rabbi…

Hilangkanlah segala was-was di dalam hati yang lemah ini….

Aku memohon sebuah tempat yang terbaik bagiku menurut-Mu..
Bukan menurut prasangkaku..

Aku memohon sebuah pilihan yang terbaik bagiku menurut pilihan-Mu dan ilmu-Mu..
Bukan menurut pilihanku yang sering tercampur hawa nafsu dibanding ilmu…


aamiin…… Ya Robbal’alamiin……

Antara Keinginan Berbagi dan Kelemahan dalam Lisan

Saya kadang memang merasa resah berlebihan. Apakah yang saya katakan akan menyakiti orang lain. Dan apakah nanti karena itu saya akan dituntut di akhirat.

Baru saja mau comment di status teman tentang negara Islam. Tapi ujungnya diedit lagi (karena memang ternyata ga pas sama yang disoroti sih)

NB: saya nyoblos di pemilihan lalu. Maka mohon jangan menolak dulu apa yang saya sampaikan (berdasae ilmu saya yang dangkal dan sekadarnya ini. Semoga Allah mengampuni saya. Aamiin).

Jadi daripada saya hapus, saya copas ke sini aja. Biar kapan-kapab kalau lupa bisa dibaca. He


***

Kata “Islam” kini menjadi phobia bagi banyak orang. Bahkan bagi muslim. Kata “negara Islam” menjadi sesuatu yang amat mengerikan. Baru kata “Ekonomi Islam” yang kini mulai ramah terdengar dan diterapkan.

Maka seperti halnya pada apa yang dilakukan dunia pada “ekonomi Islam” , awalnya tentu ga bisa langsung. Awalnya tentu harus dipelajari. Dipelajari secara mendalam. Kemudian dipahamkan kpn bny orang.

Begipula dg tata negara. Kita sebagai muslim yuk dipelajari. Jika bukan dari sejarah, bagaimana kita bisa mempelajari Islam yang katanya kaffah? :)

Mengenai bagaimana umat beragama lain, di negara Islam (atau yang dulu disebut sebagai Khilafah), umat yahudi, nasrani, dll tidak dibebani syariat Islam.
Negara bisa memiliki kuasa mengontrol sholat para muslim. Tapi pada nasrani tentu tidak demikian.

Negara dalam hal ini punya kuasa melarang seluruh muslim meminum khamr / alkohol. Tapi hal itu tidak bagi nasrani. Bahkan ada aturan (maaf lupa ini hadits atau apa ya), karena Islam menghormati hak milik, maka jika seorang muslim memecahkan botol berisi khamrn di rumah muslim, tidak wajib diganti. Tapi, jika seorang muslim memecahkan botol khamr di rumah nasrani, harus diganti.

Begitu pula dg hukum cambuk bagi yang berzina, atau potong tangan bagi yang mencuri. Itu hanya diterapkan bagi muslim. Tidak bagi agama lain.

Dalam negara Islam, bila pelanggaran dilakukan oleh orang yahudi/nasrani/agama lain, dikembalikan kepada pemimpin agamanya untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan dalam agama mereka.

Dalam perekonomian juga begitu. Terbeban zakat fitrah dan zakat mal hanya bagi muslim. Sementara bagi pemeluk yahudi dan nasrani beban ini bernama jizyah, yang nilainya lebih kecil dibanding kewajiban zakat seorang muslim. Jizyah ini seperti pajak.

Setuju banget bahwa penerapan Islam yang khaffah harus dimulai dari mukadimahnya dulu. Bukankah dulu Rosulullah SAW jg demikian? :)

Jangankan seluruh aturan yang tidak dapat dilihat mata, kemusyrikan yang jelas-jelas nyata seperti berhala-berhala di ka’bah saja tidak langsung dihancurkan, bukan? :)

Jadi setuju banget. Kita telah jauh.. Dan semuanya bertahap. :)
(bertahap menerapkan yang memang “wajib” tadi).

Setuju banget. Kita memang telah jauh dari Islam..
Tak hanya jauh dalam segi waktu yang berabad-abad, tapi juga penerapannya.

Namun bukankah kita juga telah berabad lamanya dari Al Qur’an? Dan kita kini teeruuus berusaha tetap bersamanya.

Jika kepada Al Quran saja kita menjaga berabad-abad, jika memang kita menerima Islam secara kaffah, mengapa tidak begitu pula dalam ketatanegaraan? :)

Sekali lagi tentu bertahap.
Dan tahapan itu dimulai dari belajar.
Belajar dari sejarah.

Karena bukankah Al Quran lebih banyak mengandung kisah dibanding peraturan? :)
Maka dari kisah-kisah lah kita harus banyak belajar.

Kisah sejarah Islam yang kita cintai.. :)

Agar kelak tak ada lagi orang yang takut atau antipati pada kata “Islam” dan Islam itu sendiri.. :)

In sya Allah..

aamiin…. :)

Pulang

Ada banyak hal yang berubah setiap kali pulang ke rumah.

Kesadaran, rasa cinta, cermin rendah hati, ketulusan, kesederhanaan, juga kerja keras. Semuanya ada di rumah.

Kegagalan, tangisan, ketidaktahuan, nasihat untuk terus berpijak di bumi, kesulitan membangun rumah tangga hingga anak cucu.

Semua itu juga ada di rumah.

Di rumah, seorang anak selamanya adalah anak. Seorang bungsu selamanya adalah bungsu. Seberapapun kamu tumbuh dewasa dan berpendidikan.

:)

Dan semakin dewasa, semakin aku sadar semua itu tak akan selamanya..

Karena semuanya milik Allah..
Ibuk milik Allah..
Bapak milik Allah..
Mba, keponakan, saudara, milik Allah..
Harta milik Allah..

Dan waktu.. Juga adalah milik Allah….

Dalam lima tahun ini, hanya pulang 10 kali:

1) akhir tahun 2009

2) Sensus Penduduk 2010

3) Idul Fitri 2010 (UAS genap tingkat 1)

4) Februari 2011 (UAS ganjil tingkat 2)

5) Idul Fitri 2011 (UAS genap tingkat 2)

6) Idul Fitri 2012 (UAS genap tingkat 3. UAS ganjil ga pulang karena PKL)

7) Februari 2013 (setelah kompre)

8) Juli 2013 (menjelang sidang)

9) November 2013 (setelah wisuda)

10) Akhir desember 2013 (di sela kelas leadership)

Apakah kelak masih ada waktu untuk pulang lebih sering menemuimu?

:’(

kitchensplurge:

Italian Soda

kitchensplurge:

Italian Soda

plasmatics:

Westminster Bridge in London by Songquan Deng |(Website)

plasmatics:

Westminster Bridge in London by Songquan Deng |(Website)

Theme 28
Design by Athenability
Powered by Tumblr